Video Viral #SandiwaraUno, Gerindra: Upaya Masif Merusak Citra Baik Sandiaga Uno
Loading...
Loading...

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kubu Prabowo-Sandi akhirnya angkat bicara terkait video viral Sandiaga Uno yang diusir oleh pedagang di Pasar Kota Pinang Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Video tersebut, diduga adalah sandiwara dan settingan belaka yang bertujuan agar mendapatkan simpati masyarakat.
Namun sejatinya, tudingan itu adalah sebuah upaya masif merusak citra baik Sandiaga Uno.
Demikian disampaikan Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada JawaPos.com (Group PojokSatu.id), Kamis (31/12/2018).
Ia menyebut, video dimaksud telah disalahartikan oleh pihak-pihak tertentu.
“Ini digoreng lah, nggak gitu (kejadiannya, Red). Iya betul tepat sekali (ada upaya merusak citra Sandi, Red),” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, bahwa kejadian sesungguhnya adalah poster tersebut dipasang oleh salah satu pendukung Joko Widodo (Jokowi).
Penempelan poster itu, lanjutnya, juga dilakukan bukan karena dibayar, melainkan atas inisiatif sang pemasang sendiri.
Selanjutnya, poster tersebut diketahui oleh salah satu relawan Prabowo-Sandi yang bermaksud mencopotnya.
Akan tetapi, hal itu lantas dilarang ole asisten Sandi, Yuga dan meminta untuk tetap dibiarkan saja.
“Jadi kan ada relawan kita mau cabut itu terus Yuga larang. Kalau ada massa ya biarkan saja itu kan bagian demokrasi,” terang Andre.
Anak buah Prabowo Subianto itu menambahkan, adanya pelarangan pencabutan tulisan tersebut karena berlandaskan azas demokrasi.
Di mana setiap individu memiliki hak untuk menyuarakan aspirasi, termasuk yang terjadi di pasar Kota Pinang.
“Itu dicabut biar jangan sampai dikira kita nggak bisa menerima pendapat,” tutupnya.
Diberitakan PojokSatu.id sebelumnya, Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menganggap bahwa indikasi sandiwara dalam video tersebut tidak terbantahkan.
Dugaan itu makin diperkuat dengan adanya pengakuan seseorang yang sengaja dibayar untuk memasang tulisan di atas kertas karton tersebut.
Sedangkan di dunia maya, tersebar video yang menunjukkan seorang pria bertopi hitam melarang seseorang saat hendak mencopot poster dimaksud.
Pria berbadan kekar dan berkemeja hitam itu lantas menyurung orang berkemeja putih untuk kembali menempelkan poster itu.
“Itu kan jelas sekali bahwa itu bagian dari playing victim,” katanya, di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).
Pria yang juga Ketua Ketua DPP Partai Golkar ini pun melontarkan sindiran kepada Sandiaga Uno.
Ia menyebut, boleh saja membuat skenario dan sandiwara. Asalkan tidak menggunakan cara-cara demikian hanya untuk mendapat simpati publik.
“Kami ingin tegaskan, ya boleh berskenario, tapi harus lebih canggih, lebih kreatif untuk membuat skenario itu,” sindirnya.
“Menurut saya lebih kreatif untuk berkampanye sehingga tidak terlihat mencari simpati dengan cara-cara seperti begitu,” katanya.
Sebaliknya, ia malah menyarankan pasangan Prabowo Subianto itu untuk meniru Jokowi-Ma’ruf yang selalu mendapat simpati karena membawa solusi.
Bukan justru menimbulkan masalah seperti kebiasaan Prabowo dan Sandiaga selama ini.
“Benar apa yang dikatakan oleh Pak Jokowi. Ada orang datang ke pasar-pasar, kemudian membuat gaduh di pasar,”
“Padahal beli juga enggak. Jadi pasar itu hanya dijadikan komoditas belaka,” pungkas Ace.
(jpg/ruh/pojoksatu)
Sumber : Pojoksatu
0 Response to "Video Viral #SandiwaraUno, Gerindra: Upaya Masif Merusak Citra Baik Sandiaga Uno"
Posting Komentar