Prabowo Geram ke Jurnalis, Zulfikar: Penting Bagi Bapak, Belum Tentu Penting Bagi Publik
Loading...
Loading...

AKURAT.CO, Mantan Wartawan Harian Olahraga TopSkors, Zulfikar Akbar menyoroti sikap Prabowo yang geram terhadap jurnalis. Prabowo geram terhadap media-media Indonesia yang tidak meliput reuni 212.
Menurut Zulfikar, wartawan yang terjun untuk meliput biasanya memiliki prinsip bahwa tidak semua hal heboh mesti ditulis. Sebab, penting bagi Prabowo, belum tentu penting bagi publik.
"Pak @prabowo memang tidak perlu menghormati jurnalis. Kami yang ditakdirkan terjun di dunia jurnalis tetap menjaga kehormatan, bisa dgn prinsip: tidak semua hal heboh mesti ditulis. Hal penting bagi bapak, belum tentu penting bagi publik," tulis Zulfikar lewat akun Twitternya, Rabu (5/12).
Pernyataan Zulfikar mendapat respon dari warganet. Beberapa pihak heran dengan sikap Prabowo yang geram dengan media. Padahal, kubu Prabowo-Sandiaga sudah menyatakan memboikot salah satu stasiun TV swasta.
"Ayo media balik boikot kelompok wowo utk tdk meliput kegiatan politiknya, karena balasan boikot media. Gimana???," tulis Rayy Fadd menggunakan akun @RayyFadd.
Sementara itu, akun @John_Nelwan menilai sikap arogan Prabowo terhadap profesi jurnalis merupakan salah satu faktor yang membuatnya kalah dalam Pilpres 2014 silam.
"Pak @prabowo gak sadar, kalo slh 1 faktor KEKALAHANnya di Pilpres 2014 mgkn adlh sikap arogannya thd media/jurnalis. Smp skrg-pun sikap mencela media/jurnalis terbawa. KEKALAHAN lanjutan menanti????
@netmediatama @SCTV_ @Metro_TV @MetroTVNewsRoom," tulis @John_Nelwan.
Prabowo Subianto sebelumnya sesalkan pemberitaan media arus utama atau media ‘mainstream’ terhadap acara Reuni 212 yang dinilai tak objektif.
Kekesalan Prabowo itu bahkan dia tunjukan dengan tidak mau diwawancarai sejumlah wartawan di sela-sela Hari Peringatan Disabilitas ke-26 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).
“Untuk apa wawancara saya, orang kemarin 11 juta (peserta reuni 212) kau bilang nggak ada orang. Kalau TV One, boleh TV one,” tukas Prabowo kepada wartawan.[]
"Pak @prabowo gak sadar, kalo slh 1 faktor KEKALAHANnya di Pilpres 2014 mgkn adlh sikap arogannya thd media/jurnalis. Smp skrg-pun sikap mencela media/jurnalis terbawa. KEKALAHAN lanjutan menanti????
@netmediatama @SCTV_ @Metro_TV @MetroTVNewsRoom," tulis @John_Nelwan.
Prabowo Subianto sebelumnya sesalkan pemberitaan media arus utama atau media ‘mainstream’ terhadap acara Reuni 212 yang dinilai tak objektif.
Kekesalan Prabowo itu bahkan dia tunjukan dengan tidak mau diwawancarai sejumlah wartawan di sela-sela Hari Peringatan Disabilitas ke-26 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).
“Untuk apa wawancara saya, orang kemarin 11 juta (peserta reuni 212) kau bilang nggak ada orang. Kalau TV One, boleh TV one,” tukas Prabowo kepada wartawan.[]
0 Response to "Prabowo Geram ke Jurnalis, Zulfikar: Penting Bagi Bapak, Belum Tentu Penting Bagi Publik"
Posting Komentar